Kasihan putri kecil
Wajahnya memurung
Wajahnya berharu
Apa daya harus ku tengok
Apa selayaknya menyalahkan malam?
Aku hanya si kunyuk menanti bulan yg pergi
Menciumi bunga yg tak bersalah
Lekas kemana bulan?
Enggan juga menjemput di sudut arah
Berapa lama ku lihat dia bercumbu
Sedang putri bersedih. . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar