Jumat, 08 April 2011

~Penantian Senja~

Lelaki menoleh pipi lembayung senja...
Dia terjatuh pada pasir-pasir pekat di ujung na'as...
Titih-titih berkali-kali lepas dari daunnya menyerpih terjatuh...
Sekujur mata mimpi buruk di pagi itu...

Lelaki itu menyanyi sumbam...
Perlahan enyah menangkup daun senja yang kosong...
Seperti lelaki yang buta akan mata angin ...
Seperti lelaki yang pincang dalam langkah...
Tiada angan para cahaya selain cerita merunduk malu...
Selain telunjuk menghinjak-hinjak senyumnya...
Ia pergi dalam pengasingan masa...

"Senja.. Senja... senja...
Aku akan duduk selamanya menantimu...
Aku tak akan beranjak dari sini hingga kau datang dalam nyata...
Aku perih teramat layu senja...
Aku ingin selayak kau yang di kagum-kagumi...
Aku ingin kau senja"... Seakan menjerit pada deru ombak menggenang mata kakinya...

Senja... pijaki ia yang pilu mata batinnya...
Lelaki pemimpi dalam penantian indah senja...

21 Januari 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar